Idealnya memang akan lebih indah jika kita dapat mencintai sekaligus dicintai oleh seseorang. Tapi dalam prakteknya tidak selalu begitu. Kadang dalam pencarian cinta harus bertepuk sebelah tangan. Tadinya saya mengasumsikan, mayoritas pria akan lebih memilih mencintai, sedangkan mayoritas wanita lebih memilih dicintai. Mungkin ini akibat dari social convention dimana pria harus aktif mencari wanita, dan wanita menunggu pria mendatanginya. Walaupun sekarang mulai banyak wanita yang aktif, mungkin akibat dari emansipasi wanita, tapi secara mayoritas tetap pria lah yang harus lebih aktif.
Saya sendiri lebih memilih mencintai daripada dicintai. Saya selalu merasa risih disukai oleh cewek yang bukan target saya, mungkin karena ada rasa bersalah ‘maaf, tapi aku gak suka kamu’. Sedangkan jika cinta saya ditolak, maka saya cukup pindah ke target berikutnya. Prakteknya sih tidak semudah itu, harus lewat masa galau dulu, but i can live with that. Selain alasan itu, pengalaman saya juga menyatakan demikian. Saya pernah punya pacar yang pernah benar-benar saya cinta, tapi akhirnya kandas. Setelah itu saya mencoba pacaran dengan cewek yang cinta saya. Memang awalnya saya bisa membalas cintanya, tapi lama-kelamaan terasa ada yang kurang. Naluri saya tidak bisa berpuas diri dengan tidak mengejar seseorang yang saya cinta.
Nah, manakah yang kalian pilih? Silahkan isi vote di bawah ini. Jika ingin berargumen, silahkan mengisi komentar.
grow up bro
paling pas tu ya dicintai orang yang kita cintai,
hehehehe… pilihan ideal itu XD
aku pernah di posisi mencintai saja dan aku pernah juga dalam posisi dicintai saja,
kalo harus milih antara mencintai dan dicintai, lebih nyaman dicintai, karena kita gak perlu terlalu ngoyo macem2 :p
ada2 aja