Are You Satisfied?

 

Alkisah, anda memiliki sebuah laptop Apple MacBook Pro seharga $1500. Setelah memilikinya selama setahun, tiba-tiba seorang pencuri masuk ke kamar anda dan mengambilnya. Anda sangat terpukul dengan hilangnya laptop tersebut. Laptop yang menemani facebookan, twitteran, mengerjakan tugas-tugas kuliah, menonton film, dll. Tapi mau gimana lagi, laptop sudah hilang, dan entah bisa kembali atau tidak.

Uang yang anda miliki hanya tersisa $500 saja. Terdesak oleh tugas-tugas kuliah anda membeli laptop lain dengan uang yang anda miliki tersebut. Tentu saja dengan spesifikasi yang di bawah MacBook anda sebelumnya.

Puaskah anda dengan laptop yang anda miliki saat ini?

Advertisements

Dream #001

 

Hampir setiap malam aku bermimpi. Katanya kalau gak baca doa sebelum tidur nanti bakal mimpi buruk. Entahlah. Mimpi itu bunga tidur, jadi tidur tanpa bermimpi akan hambar. Tidur jam 10 malam, tiba-tiba bangun sudah jam 5 pagi, kalau gak bermimpi sepertinya melewatkan 7 jam hampa. Tapi kalau bermimpi, itu rasanya seperti melewatkan waktu 7 jam untuk bertualang di dunia mimpi.

Kalau inget film Insidious kmaren, mungkinkah di saat aku tertidur ternyata aku melakukan astral projection? Rohku keluar dari tubuh, dan pergi ke dunia lain, dunia mimpi. Kalau iya, bisa gawat kalau gak bisa menemukan jalan pulang. Nanti tubuhku dihuni oleh roh-roh jahat lain. Ew, geje.

Buatku, mimpi-mimpi yang kualami itu disebabkan karena suatu hal yang benar-benar sangat kupikirkan selama seharian, atau hal yang terakhir kali kupikirkan sebelum tidur. Seperti beberapa hari yang lalu, sebelum tidur aku sempat sms beberapa orang teman. Eh ternyata mereka semua masuk ke dalam mimpiku. Tapi ceritanya apa aku lupa. Haha.

Semalam juga, aku mimpi aku adalah menjadi suatu monster, bersama 3 orang lainnya, eh 3 monster lainnya. Tapi saat itu karena masih sore hari, kami masih berwujud manusia. Kami sedang berdiskusi bagaimana baiknya (jahatnya mungkin) untuk menjalankan misi kami. Misi kami adalah mengincar orang-orang spesifik untuk diubah menjadi monster juga. Akhirnya diputuskan ketika malam menjelang kami berpencar ke empat penjuru, lalu menggiring target-target itu ke tengah.

Malam hampir tiba. Sebagian tubuhku bertransformasi ketika aku menyadari bahwa aku gak tau bagianku ke arah mana. Bodo amat, aku lari ke arah utara saja. Ternyata arah yang kutuju itu sudah jadi bagian monster yang lain. Tapi karena sudah terlanjur ya sudah kami berlari ke tengah. Orang-orang berlarian, kocar-kacir. Haha.

Lalu aku terbangun, mumpung mimpi ini masih fresh, tulis ah ke blog.

Mimpi seperti itu gara-gara sebelum tidur aku menonton serial charmed dulu, episode wendigo. Wendigo itu suatu monster, yang akan memangsa jantung manusia tiap 3 malam bulan purnama tiap bulannya. Ketika siang berwujud manusia biasa, lalu cakarnya dapat menginfeksi manusia lain menjadi wendigo. Manusia-manusia yang diincarnya hanya yang berdarah AB- saja. Mirip-mirip lah dengan mimpiku.

Dia

 

Rasa persahabatan yang dia berikan. Mungkin itu yang membuatku tertarik padanya. Tapi ketidakegoisannya untuk memilih kebahagiaan orang lain di banding kebahagiaannya sendiri lah yang membuatku terkesima. Membuatku tidak tega melihatnya sedih. Ingin melindunginya. Jika meminjam istilah temanku dia adalah “hime”, a princess to protect.

Dia begitu mengagumkan. Elemen penting kesempurnaan ada padanya. Cantik, jenius, dan kaya. Begitu mudah untuk jatuh hati padanya. Dialah wanita yang dengan suksesnya menghancurkan harga diriku. Padahal banyak wanita yang lebih pintar dariku, tapi hanya karena dia, aku merasa sangat kalah. Mungkin kenyataan bahwa aku kalah dari wanita yang kusuka membuat harga diriku remuk. Tapi karena itu juga mungkin yang membuatku semakin penasaran dengannya.

Aku gak benar-benar mengerti mengapa aku menyukainya. Karena dia seperti oase di padang gurun. Membuatku tertarik untuk beristirahat sejenak dan mencicipi airnya, menghapus dahaga. Tapi itulah oase, tidak dapat kubawa terus bersamaku sampai akhir perjalananku.

Dia tidak seperti wanita yang kukenal biasanya. Cara berpikirnya yang tidak  umum. Harum parfumnya setiap dia berlalu di depanku. Kaos hitam dan putihnya yang sangat cocok dikenakannya. Celana putihnya, itu yang paling kuingat.

Dia sangat menyayangiku. Itulah alasan mengapa aku menyukainya. Tapi karena tidak ada ketertarikan lain itulah yang membuatku merasa kurang. Membuatku berhenti. Walaupun begitu, aku yakin dia masih menyayangiku.

Dia bagaikan dewi yang turun dari kahyangan. Itulah yang kuteriakkan dalam hatiku saat menatapnya pertama kali. Menarikku untuk lebih mengenalnya. Memperhatikan gerak-geriknya. Bukan hanya dewi parasnya, tapi juga dewi perilakunya.

Ekspresinya yang seperti anak kecil. Spontanitasnya. Tapi itu hanya penampilan luarnya. Dia lebih dewasa di dalam. Begitu kuat. Dia begitu berbeda dariku. Tapi itulah yang membuatnya semakin menarik. Karena dia melengkapiku. Tidak berhenti di situ. Dia membuatku merasakan banyak hal. Senang dan sedih. Begitu lengkap.

Dia membuatku tersenyum kembali. Dia membuatku bisa tertawa kembali. Tapi cintanya yang begitu besar kepada seseorang lah yang membuatku menyukainya. Menatap ke langit, dan mengucap “andai cinta itu milikku”.

Facing A Problem

 

Namanya manusia, pasti gak akan luput dari masalah. Masalah kecil, masalah besar, masalah yang seperti gak ada ujungnya. Masalah itu bagian dari ujian hidup. Ada yang bilang “manusia gak akan diuji melewati batas kemampuannya”. Ini kata-kata yang membangun. Jika kita bener-bener percaya hal itu, maka kita akan percaya bahwa kita pasti bisa melewati masalah. Terus berjuang, tidak pernah menyerah.

Ada 3 macam reaksi manusia dalam menghadapi masalah

1. Melupakan masalah

Ketika ada masalah, kita tenang-tenang saja. Dilupakan, seolah-olah masalah itu gak pernah ada. Melanjutkan hidup seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Tapi apakah masalah itu hilang? Big NO! Masalah itu akan muncul lagi ke permukaan.

2. Lari dari masalah

Ini lebih buruk dari sekedar melupakan. Lari di sini maksudnya mencari pelarian dari masalah itu. Rokok, mabuk, maen game juga bisa termasuk. Apapun macam bentuk pelariannya, kebanyakan merusak diri. Selain masalah gak hilang, masalah baru pun muncul.

3. Menyelesaikan masalah

Tentunya ini adalah satu-satunya cara terbaik. Apa gunanya kita diberi otak yang memberi kita kemampuan untuk berpikir kalau gak bisa digunakan menyelesaikan masalah-masalah kita.

Ada 5 hal yang bisa dijadikan kekuatan untuk menyelesaikan masalah, yaitu:

1. Ada reward dibalik masalah

Selalu ada hadiah di balik masalah. Cari tau apa hadiah itu, karena itu akan memberi tambahan motivasi untuk menyelesaikan masalah.

2. Menyelesaikan problem memberi arti yang lebih tinggi

Saya juga bingung dengan kata-kata ini, tapi saya mengartikannya kalau kita menyelesaikan masalah membuat diri kita lebih berarti. Kalo meminjam istilah game, di tiap levelnya ada bermacam masalah, jika masalah itu solved, kita dapat naik ke level berikutnya. Diri menjadi lebih berarti karena jika kita menemui masalah yang serupa, akan lebih mudah menyelesaikannya, karena kita sudah pernah bisa.

3. Gunakan potensi yang ada dalam diri

Yup, gunakan potensi diri (tentunya kita harus mengenal potensi diri kita). Tidak perlu memaksa menjadi orang lain, melakukan sesuatu yang bukan kita banget, dan ujung-ujungnya tidak optimal dalam menyelesaikan masalah. Kalo inget “kita tidak akan diuji diluar kemampuan kita” berarti kita punya kemampuan/potensi untuk menyelesaikan masalah itu kan?

4. Yakinkan diri sendiri & orang lain

Kalau di dalam diri sudah ada keraguan untuk bisa menyelesaikan masalah, bagaimana kita akan berjuang untuk menyelesaikan masalah itu? Oleh karena itu kita harus bisa menyakinkan diri bahwa kita bisa. Bagaimana caranya? Macam-macam, bisa dengan melakukan 3 step sebelumnya.

Meyakinkan orang lain ini berlaku ketika masalah yang kita hadapi itu bukan masalah pribadi, tetapi masalah dengan pasangan (pacar, istri), masalah dalam kelompok besar (tim dalam kerja), kita harus bisa meyakinkan orang lain bahwa kita memang bisa menyelesaikan masalah itu.

5. Tuhan ada bersama kita

Ada pepatah “Let us do our best, and let God do the rest”. Yup, setelah kita berjuang dengan maksimal, sampe mentok. Sisanya tinggal berdoa. Jika kita merasa sudah berusaha maksimal tapi masalah tak kunjung selesai, adan Tuhan yang memiliki kuasa lebih besar dari kita.

ps: wah, rasanya kayak menggurui gini, just want to share, sekaligus untuk selalu mengingatkan diri ketika saya sedang dilanda masalah.

Nyalakan Lampu Motor di Siang Hari

Satu Jam Razia, 650 Pengendara di Bandung Ditilang

Tribunnews.com – Rabu, 13 Juli 2011 11:24 WIB

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Dicky Fadiar Djuhud

https://i1.wp.com/www.hendra.ws/wp-content/uploads/2009/12/lampusianghari.jpgTRIBUNNEWS.COM, BANDUNG – Hanya dalam waktu satu jam, sebanyak 650 surat tilang dikeluarkan polisi saat menggelar Operasi Patuh Lodaya 2011, di depan Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Bandung, Rabu (13/7/2011).

Operasi yang dimulai pukul 09.00, dan berakhir pukul 10.00 WIB.

“Evaluasinya hari ini, polisi akan memperbanyak spanduk dan stiker serta imbauan kepada masyarakat agar menyalakan lampu di siang hari,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polrestabes Bandung.

Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung melakukan tilang kepada puluhan pengendara khususnya roda 2 (motor).

Sebagian besar karena tidak menyalakan lampu motor siang hari. Halaman Mapolrestabes Bandung pun mendadak penuh oleh para pengendara yang melanggar.

sumber: http://www.tribunnews.com/2011/07/13/hanya-sejam-operasi-650-pengedara-di-bandung-ditilang

Akhirnya, setelah sekian lama, saya mendengar juga ada yang ditilang karena tidak menyalakan lampu motor di siang hari. Entah sejak kapan tepatnya, saya lupa, ada kampanye safety riding. Salah satu hal yang dikampanyekan saat itu adalah untuk menyalakan lampu motor di siang hari. Alasannya karena dengan menyalakan lampu motor di siang hari, dapat membuat pengguna jalan lain menjadi lebih awas akan keberadaan kendaraan kita.

Saya sih setuju aja dengan alasan itu, karena itu dengan senang hati saya menyalakan lampu motor di siang hari. Gak peduli orang lain berkomentar “lho kok lampunya nyala” “ah, boros bensin itu”, yang penting saya mau lebih aman dalam berkendara.

Waktu ada aturan helm SNI, dan banyak pengguna motor yang ditilang karena tidak berhelm SNI, saya malah heran. Klo pake helm SNI kan cuma demi keselamatan diri, tidak menambah keselamatan orang lain. Tapi kalau menyalakan lampu motor di siang hari kan bisa menambah keselamatan orang lain. Kenapa saya gak pernah denger penilangan untuk tidak menyalakan lampu motor di siang hari?

Pas baca berita ini dalam hati saya teriak “AKHIRNYA!!!” haha. Lalu jadi terpikir oleh saya, kalau sampe ditilang, berarti ada aturan resminya dong. Lalu saya coba googling, dan ketemu.

Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 107 menyebutkan

  1. Pengemudi kendaraan bermotor wajib menyalakan lampu utama kendaraan bermotor yang digunakan di jalan pada malam hari dan kondisi tertentu.
  2. Pengemudi sepeda motor selain mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyalakan lampu utama pada siang hari.

Pasal-pasal yang lebih lengkap ada di link berikut: http://ppid.polri.go.id/upload/files/UU_22_Tahun_2009.pdf

Wow, sudah sejak 2009 ternyata, sudah 2 tahun berlalu. Tapi seperti biasanya, ketika ada aturan, hal yang sering dilupakan adalah memantau berjalannya aturan itu dan sanksi untuk yang melanggar. Dan sekarang di beberapa sudut Kota Bandung sudah dapat ditemui spanduk kampanye menyalakan lampu motor di siang hari.

O ya, berikut ini ada artikel menarik tentang analisis mengenai respon mata dan lampu motor: http://www.untan.ac.id/?p=314

Banyak pro dan kontra soal aturan ini. Kalau memang aturan ini bener, setelah aturan ini berlaku, angka kecelakaan seharusnya berkurang. Ada yang punya info?