Miracle of My Life

 

Pernahkah dalam hidupmu, mendapatkan/merasakan/menyaksikan sesuatu yang tidak biasa, sesuatu yang rasanya tidak mugkin terjadi, kecuali dengan kekuatan-Nya? It’s a miracle. And this is the miracle of my life.

SPMBku di tahun 2005, pilihan pertamaku Kedokteran Unpad, pilihan kedua Kedokteran Brawijaya. Dari bimbel yang kuikuti, dan tryout-tryout yang aku ambil passing grade Kedokteran Unpad hanya (kurang lebih) 1% di atas Kedokteran Brawijaya. Apa arti dari perbedaan 1% itu?

  • Misalkan saja saat itu Kedokteran Unpad 46%, dan Kedokteran Brawijaya 45%
  • Jika nilai SPMBku >46%, aku akan masuk ke Kedokteran Unpad
  • Jika nilai SPMBku <45%, maka aku tidak akan lulus SPMB (sebenarnya masih ada pilihan ketiga, Akuntansi Brawijaya, tapi karena tesnya berbeda, maka tidak perlu masuk dalam analisis ini)
  • Jika 45% < nilai SPMBku < 46%, maka aku akan masuk ke Kedokteran Brawijaya, dengan kata lain kesempatan untuk masuk ke Kedokteran Brawijaya cuma 1%

Pilihan SPMB yang sangat berisiko. Tapi karena orangtua menginginkanku masuk ke Kedokteran, dan kata mereka tidak apa jika kali ini tidak lulus, pilihan itu aku ambil juga.

Tes SPMB akhirnya aku lewati juga, tinggal menunggu pengumuman SPMB yang kira-kira masih sebulan lagi. Saat itu, entah mengapa (tau sih mengapanya, malas menyebutkannya aja) aku sangat menginginkan untuk masuk ke Kedokteran Brawijaya. Namun kesempatan untuk masuknya cuma 1%. Ujian sudah kulewati, tahap usaha selesai. Waktunya masuk ke tahap berikutnya, berdoa.

Selama satu bulan penuh aku meminta agar bisa masuk Kedokteran Brawijaya. Keinginan untuk masuk Kedokteran Brawijaya begitu besar, memenuhi pikiranku. Tiap bangun tidur, makan, mandi, bahkan maen game, pikiranku tidak lepas dari keinginan masuk ke Kedokteran Brawijaya.

I knew that I’m not supposed to pray that. I should pray “Dear God, place me where You think it’s best for me”. But that was not what I did. I’m so selfish that i asked what i want.

Sehari sebelum masuk pengumuman SPMB, motivasiku untuk masuk ke Kedokteran Brawijaya menghilang. Karena itu, ketika temanku mengabari “Mar, kamu masuk Kedokteran Brawijaya, sama kaya aku”, aku kurang merasa gembira. Tapi terlepas dari kekuranggembiraan itu, tetap saja, keajaiban telah terjadi, 1% itu bisa kudapat, yet i forgot to say my thanks to God.

Ternyata keajaiban 1% itu belum selesai. Satu tahun kemudian di SPMB 2006, seorang temanku melakukan pilihan gila juga, bedanya, pilihan pertamanya Kedokteran Brawijaya, dan pilihan Keduanya Kedokteran Unpad. Passing grade hanyalah prakiraan, bukan angka eksak yang menentukan batas kelulusan, semua tergantung kuota. Jadi wajar jika temanku memilih pilihan yang terbalik dari pilihanku, mungkin passing grade sudah berubah. Yang terpenting, pilihan SPMB itu diambil dari minat.

Back to topic. Temanku lulus di pilihan keduanya, Kedokteran Unpad. What the ….! Hahahaha, aku makin terkagum dengan keajaibanku, bukan sekedar 1%, tapi aku mengambil SPMB di saat yang tepat. Kalau saja pilihan itu aku ambil saat 2006, pasti aku sudah tersangkut di Kedokteran Unpad (mungkin ini lebih baik, OOT). Again, i didn’t say my gratefulness.

Six years has passed. And i never ask anything again, feeling ashamed. But now, the powerless thy servant, will ask you again. And this is my first prayer “Please forgive me”.

Advertisements

8 comments on “Miracle of My Life

  1. mujo says:

    postinganmu kali ini mantap kali mar, aku dulu pilihan pertama stei itb, pilihan kedua mipa itb, kalo dapet pilihan kedua itu jg lebih milih stt telkom
    anehnya, pas nyocokin kunci, benernya jauh dari 60% deh awa, berkat bahasa inggris yg kacau :p

  2. Asop says:

    Oh, seorang dokter! πŸ˜€

  3. zanette says:

    aku juga tahun ini ngambil fk brawijaya sama fk unsri tapi enggak ada yang nyangkut :DD
    *kelewat gobloknya

    aku masih akan mencoba taun depan tapi tahun ini aku harus kuliah doain supaya masuk stan ya kak.. πŸ˜€

  4. orenjii says:

    knapa sih harus FK toh nanti klo juga pindah ke STEI ITB? napa dulu kak milih FK

Feel Free To Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s