an unrequited love or a love that can not be united

 

Saya pernah menanyakan hal ini kepada beberapa teman. Mana yang lebih menyakitkan, cinta yang bertepuk sebelah tangan, atau dua orang yang saling mencintai tapi gak bisa bersatu. Hampir semuanya menjawab saling mencintai tapi gak bisa bersatu itu lebih menyakitkan. Yah, saya gak heran dengan jawaban itu. Bagaimana gak menyakitkan, sudah saling mencintai, tapi ternyata orang tua tidak menyetujui. Sudah saling mencintai, tapi kondisi jarak tidak dapat mendekatkan mereka, atau masih banyak isu-isu lainnya.

Tapi ternyata ada seorang teman yang berpikiran berbeda. Menurutnya cinta yang bertepuk sebelah tangan lebih menyakitkan. Hmm, interesting answer. Saya menanyakan alasan mengapa dia menjawab seperti itu. Katanya:

Mar, kalau mereka berdua sudah saling mencintai, harusnya mereka terus berjuang biar bisa bersatu, gak peduli apapun rintangannya, pasti selalu ada jalan keluar. Tapi kalau cinta yang bertepuk sebelah tangan, gak ada yang bisa diperbuat.

Wah, ada benarnya juga dia. Kalau cinta yang bertepuk sebelah tangan, gak akan bisa untuk bersatu, dan percuma berjuang untuk bersatu. Yang perlu diperjuangkan adalah bagaimana membuat sisi yang lain jadi cinta juga. Setelah itu beres, baru bisa berjuang untuk bersatu.

ps: 

Never, never ever, never let go of someone you can’t stop thinking about.

Advertisements

2 comments on “an unrequited love or a love that can not be united

  1. primariayu says:

    iya ya,, kalo satu suka, satunya enggak? ndak banyak yg bisa dilakukan..
    T___T

  2. siwi says:

    tp mnrtku lbih nelongso kalo sama2 sayang tp gak bisa sama2 karena satu dan lain hal..
    bkn sinetron loh, tp emg akan selalu ada anak2 yg lebih memilih membahagiakan ortunya dg mnyerah (udahan sm org yg dia sayang),
    adat jawa ga membenarkan anak bwt tidak mngikuti kata2 ortu, ntah itu anak laki-laki atopun anak perempuan..
    and it’ very painful,
    baik yg meninggalkan, maupun yg ditinggalkan..
    melupakan orang yg kamu pernah bnr2 sayang itu sama susahnya sperti maksa diri sendiri suka sama orang yg gak disuka,
    cuma waktu yg bisa,
    dan entah berapa lama :p

Feel Free To Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s