perasaan terhadap lawan jenis

 

Perasaan terhadap lawan jenis (dalam kasus ini cewek) dimulai dari rasa tertarik. Ketertarikan itu bisa muncul dari banyak hal, baik fisik, sifat, maupun tingkah laku. Paling sering dari fisik, karena itu yang lebih mudah dilihat, dan paling susah adalah sifat, karena berarti harus mengenal dulu.

        I found you interesting, that’s why i’m chasing you.

Layaknya sebuah buku, mula-mula tertarik dari covernya, lalu dilanjutkan dengan membaca isi bukunya. Setelah tertarik dengan seseorang, maka dilanjutkan dengan mengenalnya. Mencari hal-hal menarik tentangnya lebih jauh. Proses ini dikenal dengan sebutan pedekate (pdkt=pendekatan). Ada 2 kemungkinan yang terjadi dari proses pedekate ini. Akhirnya ilfil (hilang feeling) karena ada hal darinya yang tidak disuka, atau rasa tertarik itu tumbuh menjadi rasa suka.

Hal yang menarik dari diri saya adalah, ketika rasa suka terhadap lawan jenis itu sudah muncul, rasa itu akan bertahan (hampir) selamanya. Saya bilang hampir karena satu-satunya cewek yang berhenti saya sukai hanya mantan saya yang pertama. Sedangkan cewek sisanya, terus bertahan. Hanya saja ketika interaksi dengan mereka minim, rasa itu tenggelam (bukan menghilang), lalu ketika saya bertemu mereka lagi, perasaan itu akan muncul lagi ke permukaan. Istilah umumnya clbk (cinta lama bersemi kembali).

Setelah rasa suka itu muncul, jika intensitas interaksi masih tinggi, maka bisa muncul rasa sayang dan rasa cinta. Di sini rasa sayang dan rasa cinta saya bedakan, walaupun jika diterjemahkan ke bahasa inggris hanya memiliki 1 kata love.

Indonesian are cruel, they define love into separate words, ‘sayang’ and ‘cinta’.

Beberapa waktu yang lalu, saya sempat mensurvey beberapa teman cewek tentang sayang dan cinta ini. Ternyata bukan cuma saya yang berpikir sayang dan cinta memiliki definisi yang berbeda, semua juga setuju kalau sayang dan cinta itu berbeda. Hanya saja mereka memiliki definisi yang berbeda-beda. Saya tidak melakukan survey ini ke teman-teman cowok. Membayangkan diri saya menanyakan hal ini ke teman cowok saja bikin merinding, so gay, hahaha.

Bagi saya, rasa sayang adalah perasaan ketika saya sangat perhatian dengan seseorang. Saya ingin melihat dia tersenyum, tertawa, bahagia. Saya ingin melindungi dia dari gangguan orang atau hal lain. Melindunginya dari hal-hal yang bisa membuat dia bersedih. Membantu segala hal yang dia butuhkan. Saya akan berusaha semampu saya untuk melakukan hal-hal itu, tidak perduli apakah dia akan membalas sayang itu atau tidak. When i say i dont care, it means either she care about me or not, both have no effect on me. What i need from her is to accept my care.

Rasa cinta bisa tumbuh, karena saya menemukan hal-hal yang saya butuhkan dari cewek itu. I love her ’cause i need her. Berbeda dari rasa-rasa sebelumnya, ketika cinta tumbuh, maka rasa ingin memiliki baru tumbuh. Tapi rasa ingin memiliki inilah yang selalu memunculkan masalah. Rasa posesif, rasa ego yang lebih tinggi, dan sebagainya. Itulah resiko mencinta.

Kalau bahasa inggris bisa menyatukan cinta dan sayang menjadi love, berarti kita juga bisa mencintai sekaligus menyayangi. Hanya saja, untuk definisi sayang dan cinta saya, menemukan balance yang tepat untuk menggabungkannya menjadi love bukan hal yang mudah. I wont give up to try it.

Seorang teman pernah berpesan

Too much love will kill you.

Quote ini saya pandang dari 2 hal. Mencinta terlalu berlebihan dan mencinta terlalu banyak cewek. Either one could kill you.

You may like many girls, but you can only love (want) girl at a time.

Advertisements

birth day, ordinary day

 

Hari ini, lagi-lagi counter umur saya bertambah, menjadi angka 23. Angkanya sudah terlalu besar. Andai boleh memilih, saya lebih suka pake countdown. Masalahnya titik 0 itu tidak diketahui kapan terjadinya.

Saya besar di keluarga yang tidak merayakan ulang tahun. Jadi bagi saya hari ulang tahun ga ada bedanya dengan hari-hari yang lain. Hanya saja pengaruh eksternal kadang bisa membuat hari ulang tahun menjadi lebih spesial.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, 2 minggu sebelum hari ultah, saya meng-hide info birth date dari facebook. Tindakan ini saya ambil agar tidak perlu membalas ucapan ultah di wall. Tapi rupanya selalu saja ada teman yang ingat dan menulis di wall saya. Jadinya tersebar juga info ultahnya. At least jumlah yang mengucapkan berkurang lah dibandingkan kalo tidak di hide.

Ucapan ultah mulai berdatangan dari sms, twitter, dan facebook. Hmm, ada yg lewat G+ juga gak ya? udah jarang dibuka sekarang. Thx guys udah inget, dan amin buat doa-doanya. Wish all the best for you too.

Untuk hari ultah ini saya persembahkan lagu:

Just a day, just an ordinary day
Just trying to get by.
Just a boy,
Just an ordinary boy.
But he was looking to the sky. 

tujuh tahun lagi

 

menatap masa depan

menghitung waktu yang tersisa

tujuh tahun lagi

waktu yang cukup panjang untuk penantian

penantian yang singkat untuk misi-misi hidup

misi hidup yang sia-sia

7: mencoba lulus kuliah

6: bekerja entah di mana, menjadi dosen mungkin

5: melanjutkan S2 di luar negeri

4: masih kuliah s2

3: mencari kerja

2: mengumpulkan duit

1: membangun rumah impian

0: FIN

image courtesy of http://www.shutterstock.com

kalau sampe umur 25 kita masih jomblo, nikah yuk

Suatu ketika, jaman SMA dulu, saya punya seorang sahabat cewek. Entah saat itu kami sedang ngobrol apa, tiba-tiba dia mengajak suatu hal yang tidak saya sangka.

“mar, nanti kalau kita udah umur 25, dan masih sama-sama jomblo, nikah yuk”

Saya kaget, dan cuma bisa berkata

“hah! iya deh”

—————————————————————————————————————–

Empat tahun berlalu sejak kejadian itu. Kami hampir tidak pernah bertemu karena kuliah memaksa kami tinggal di kota yang berbeda. Mengobrol pun jarang karena kesibukan masing-masing. Akhirnya pada Lebaran Idul Fitri 2009 saya berkesempatan maen ke malang dan reuni bersama teman-teman SMA. Ternyata sahabat saya juga bisa ikut reuni itu. Kalimat pertama yang dia lontarkan adalah

“inget lho mar, umur 25”

Lagi-lagi saya kaget, karena dia masih ingat dengan perjanjian itu, padahal kami tidak pernah membicarakan itu lagi. Tapi melihat saya sendiri yang juga masih terus ingat, wajar kalau memang dia masih ingat. Saya sih berharap dia sudah lupa, jadi anggap saja perjanjian itu gak pernah ada. Bukannya saya mau menjilat ludah sendiri, tapi rasanya aneh menikah dengan sahabat sendiri (sebagian orang mungkin merasa fine-fine saja).

Saya sempat berpikir, ntar kalo udah mepet umur 25, cari pacar ah, terserah siapapun juga, trus kalo udah lewat 25 putusin aja. Hahaha. Tapi untungnya sahabat saya itu saat ini sedang punya cowok. Semoga hubungannya terus langgeng, sampe lewat umur 25, ups, sampe nikah lah pokoknya.

Lagi-lagi beberapa minggu yang lalu ada seorang teman cewek yang nyeletuk

“ru, ntar kalo sampe beberapa tahun lagi kita masih jomblo, ……”

Saya buru-buru memotong kalimatnya sebelum selesai

“eits, engga engga engga, aku aja ngarep biar perjanjianku yang dulu gak terjadi, eh kamu malah ngajak juga, no way”

Sepertinya sih dia bercanda, soalnya dia bukan tipe cewek yang susah buat dapet cowok. Dan bukannya saya mau jual mahal, tapi karena kami sudah akrab dan tau sifat satu sama lain, saya bisa menyimpulkan kalau kami memang gak cocok buat hubungan serius, cukup teman.

Dua kejadian ini membuat berpikir, apakah perjanjian menikah kalau masih jomblo sampai umur tertentu itu memang tren di kalangan cewek. Tapi 2 kejadian itu terpaut waktu 6 tahun, tren sebesar apa yang melewati rentang 6 tahun. Atau mungkin mereka pernah menonton sinetron yang sama. Entahlah.

RIP Marco Simoncelli

Tahun ini, dunia MotoGP kembali berduka. Korbannya kali ini adalah seorang rider muda, 24 tahun, Marco Simoncelli. Rider dari San Carlo Honda Gressini ini menghembuskan nafas terakhirnya di sirkuit Sepang, Malaysia. Race baru berlangsung 1 lap dan Red Flag sudah harus dikibarkan karena insiden fatal yang melibatkan 3 rider, Simoncelli, Edward, dan Rossi.

Baru 2 minggu yang lalu saya membuat pernyataan “Kalau Rossi pensiun nanti, saya bakal pindah jadi fans Simoncelli”. Selain Rossi, Supersic (julukan bagi Simoncelli) lah rider yang menampilkan aksi menyalip di tikungan yang memukau. Walaupun aksinya banyak dinilai berbahaya (Supersic sempat terlibat tabrakan dengan Pedrossa), namun hanya masalah waktu saja untuk memoles skillnya.

Baru 1 minggu yang lalu Supersic merasakan podium peringkat 2 di GP Philip Island, Australia. Sebagai pembalap baru di motoGP (tahun 2011 masih membalap di moto2 250cc) performanya cukup bagus. Hanya mengendarai motor Honda Gressini, namun mampu berkompetisi dengan tim papan atas seperti Yamaha Factory Racing dan Repsol Honda, bahkan lebih bagus dibanding Ducati. Perjalanan menuju juara dunia masih panjang, namun takdir berkata lain.

Video Insiden GP Sepang 2011

Tribute to Marco Simoncelli

Goodbye Supersic, your way of riding will always live in my heart.

melihat tiga detik ke depan – art of riding

 

Dalam berkendara, salah satu hal yang penting adalah skill “melihat tiga detik ke depan”. Wow, kaya peramal aja pake bisa melihat masa depan. Tapi skill ini dijamin bebas dari bau-bau mistis. gak perlu pake bola kristal untuk melihat 3 detik ke depan.

Idenya adalah, dalam berkendara, kamu harus bisa menganalisa, bagaimana posisi kendaraan-kendaraan lain dalam 3 detik ke depan. Lalu dari hasil analisa itu kamu memilih jalur yang akan kamu lalui menuju 3 detik itu. Dengan analisa yang tepat, kamu bisa menghindari kecelakaan, atau senggolan yang tidak perlu.

Ambil contoh saya sedang ngebut di bagian tengah jalan. Lalu hasil pengamatan saya ada orang yang menyebrang dari kanan ke kiri. Di sebelah kiri saya ada mobil yang memperlambat lajunya. Perlambatan laju dari mobil tersebut berarti mobil tersebut akan memberi kesempatan untuk orang itu menyebrang. Lalu dari arah yang berlawanan sedang sepi kendaraannya. Maka jalur yang saya pilih adalah dengan mengambil jalur dari arah berlawanan, dan lewat belakang dari penyebrang jalan itu. Tidak lupa sebelumnya saya menyalakan riting ke kanan untuk memberi tahu penyebrang jalan bahwa saya akan mengambil jalur ke kanan, dan dia bisa dengan leluasa terus menyebrang. Hmm, sory kalau susah dibayangkan, andai saya bisa gambar ilustrasinya.

Angka 3 detik itu bukan hal yang baku. Bisa saja berubah menjadi lebih kecil, 1 detik, atau lebih besar, 5 detik. Ada beberapa faktor yang memengaruhi nilai x detik pandangan ke depan, antara lain:

  1. Kecepatan kendaraanmu, semakin cepat maka semakin besar nilai x.
  2. Reflek pengendara, semakin bagus reflek pengendara maka semakin kecil nilai x.
  3. Kondisi kendaraan, misal rem, semakin bagus fungsi pengereman semakin kecil nilai x.

O iya, sekali lagi, untuk skill ini yang paling penting adalah analisa pergerakan kendaraan-kendaraan lainnya. Gak ada teori yang bagus untuk mengembangkan ketepatan analisa. Hanya melalui pengalaman hal ini bisa didapatkan. Selamat turun ke jalan.

tiga cara pdkt ke cewek

 

Sebenarnya kurang tepat sih kalau disebut tiga cara pdkt ke cewek. Karena cara pdkt itu banyak sekali, mulai dari yang klasik “punya dongkrak? kalo nama punya kan” sampai ke “hai, aku datang dari masa depan, untuk menyelamatkanmu dari ketidakbahagiaan bersama cowokmu”. Oke, yang terakhir mungkin cuma akan dilakukan oleh Barney Stinson. Di sini saya ingin membagi cara pdkt menjadi 3 kategori.

  • Penyembuh masa lalu

So far, cara ini paling efektif. Ketika cewek sedang galau, baru patah hati, itu adalah saat-saat dimana pertahanannya melemah. Kehadiran pria di sampingnya saja bisa menjadi sangat wah. Apalagi apabila ada perhatian lebih dari si pria ke si cewek. Istilahnya a knight with shining armor and white horse come to rescue a damsel in distress.

  • Sahabat masa kini

Cara ini dilakukan dengan usaha untuk terus hadir bagi si cewek. Hmm, masih terdengar sama dengan cara pertama. Bagaimana membedakannya ya? Hmmm, hmm, hmmm. Oooh, oke, anggap aja gini, kehadiran si pria biasanya lebih ke arah teman bermain, atau menemani si cewek dengan suatu kegiatan (ke salon misal, yack). Seperti judul tipenya, cara ini biasanya hanya bisa membawa si pria menjadi sahabat bagi si cewek, tidak lebih. Poor you.

  • Membangun masa depan

Pendekatan seperti ini belum pernah saya lakukan sih. Jadi tidak tahu seperti apa efeknya. Tapi idenya adalah, mendukung si cewek untuk meraih impian masa depannya. Dengan begitu si pria akan menjadi seseorang yang berarti dalam hidup si cewek, dan mendapat tempat spesial di hatinya.

ps: kalau bisa pdkt dengan ketiga kategori itu sepertinya hasilnya jadi lebih wah.

disclaimer: artikel ini hanya random thought dari penulis, segala kegagalan pdkt, patah hati, dsb diluar tanggung jawab penulis.