what is love – no love

Lagu ini adalah salah satu lagu favorit saya di album Recovery (2010). Di lagu No Love ini, Eminem berkolaborasi dengan Lil Wayne. Seperti lagu-lagu Eminem yang lain, lagu ini bisa memberi saya semangat untuk terus berjuang melakukan sesuatu, apapun rintangannya.

Lirik lagunya terbagi menjadi 3 bagian. Bait pertama dinyanyikan oleh Lil Wayne, lalu masuk ke chorus yang dinyanyikan bersamaan oleh Lil Wayne dan Eminem, lalu bagian ketiga dinyanyikan oleh Eminem. Sebenarnya bukan ‘dinyanyikan’ sih, tapi mereka nge-rap, tapi dari tadi saya kesulitan mencari kata yang pas untuk dimasukkan ke kalimat itu, hehe. Isi lirik rap bagian Lil Wayne dan Eminem tentang orang-orang yang telah mengecewakan mereka di masa lalu, tapi mereka tidak perduli, mereka terus maju, dan di bagian chorus mereka menyatakan “I dont need you no more, dont want to see you no more, bitch you get no love”.

Isi komentar di youtube banyak yang membanding-bandingkan skill rap Eminem dan Lil Wayne, kebanyakan menjelek-jelekkan Lil  Wayne. Saya tidak suka ini, Eminem mengajak Lil Wayne berkolaborasi pasti karena merasa lagu ini bisa bagus dengan kerjasama dengan Lil Wayne. Memang di lagu ini tempo rap Lil Wayne lebih lambat dibanding Eminem yang seperti tidak bernafas, tapi menurut saya justru perpaduan 2 elemen ini membuat lagu ini menjadi menarik.

Video klipnya juga sangat bagus. Memberi pesan yang positif. Video klipnya bercerita tentang seorang anak kecil yang selalu di-bully oleh teman-teman sepermainannya. Bahkan sampai dipukuli. Lalu ketika anak kecil ini kembali ke rumah, dia mendengarkan lagu No Love ini, di kamarnya terdapat poster idolanya, Eminem dan Lil Wayne. Somehow, hal itu membuat anak kecil ini bersemangat lagi, berani keluar bermain lagi. Tapi tetap saja akhirnya anak kecil ini bertemu lagi dengan teman-teman yang mem-bully dia. Video ini menampilkan 2 alternate ending. Ending pertama dimana anak kecil ini membalas memukul, lalu lari, dan tetap tertangkap. Ending kedua dimana anak kecil ini hanya membalas menatap mereka, lalu berlalu begitu saja, maybe saying I dont give a fuck. Menurut Simon Vozick-Levinson dari Entertainment Weekly, lagu+video ini memberi pesan “Bullied schoolkids of the world, take heart: You have two very powerful allies named Eminem and Lil Wayne”.

Eminem – No Love (Explicit Version) ft. Lil Wayne

Lagu ini mengambil sampling dari lagu lama, yaitu What Is Love yang dinyanyikan oleh Haddaway. Sampling ini bisa terdengar jelas di bagian awal lagu “dont hurt me”. Lagu What Is Love ini sendiri juga enak didengarkan, membawa genre Eurodance. Lirik lagu ini sepertinya populer sekali, sampai-sampai banyak sekali joke ketika seseorang bertanya What is love? maka jawabannya adalah Baby dont hurt me, no more. 

Haddaway – What is love (Baby Don’t Hurt Me)

Hahaha, barusan malah nemuin video what is love versi freak. Katanya, bagi orang-orang yang sedang mempertanyakan apa arti cinta, silahkan mencoba menonton video ini, dan semoga di akhir video klip bisa mengerti apa itu cinta. Hahahaha.

Pagelaran Seni Budaya ITB 2012

Long weekend kemarin ditutup dengan acara Pagelaran Seni Budaya (PSB) ITB. PSB ITB adalah agenda dwitahunan dari Keluarga Mahasiswa (KM) ITB. Ini adalah PSB ketiga saya semenjak ada di kampus ITB. Ada yang berbeda dari PSB tahun ini, lokasinya. PSB yang lalu-lalu selalu berlokasi di lapangan CC kampus ITB, tapi PSB kali ini diadakan di sepanjang jalan ganeca depan kampus ITB. Sepertinya akhir-akhir ini acara KM sering diadakan di jalan ganeca, mungkin agar lebih menarik perhatian pengunjung, dibanding di dalam kampus yang tidak terlihat.

Acara dibagi kedalam 3 sesi, sesi pagi, siang, dan malam. Sesi pagi dimulai dengan pawai budaya di Car Free Day jl dago. Sepertinya ini bagian dari publikasi juga untuk menarik perhatian pengunjung CFD. Setelah itu acara dilanjutkan dengan perform dari tiap unit budaya di panggung yang telah disiapkan di jl ganeca. Karena satu dan lain hal, saya baru bisa datang siang hari, pukul 11 siang, bertepatan dengan akan tampilnya UBALA (bandar lampung). Seharusnya UBALA tampil pukul 10.30 siang, tapi karena acara di pawai molor, mereka baru bisa tampil pukul 11 ini. Untungnya molor, jadi saya bisa menonton penampilan dari teman saya Luki yang menari untuk UBALA. Setelah penampilan UBALA, dilanjutkan dengan penampilan dari LOEDROEK ITB, tari remo. Ternyata ada adik kelas saya, veladito, di sini. Wah, bisa nari juga dia. Sesi pagi diakhiri dengan penampilan dari UKA (aceh). UKA menampilkan tari saman dan tari rapai geleng (googling namanya dulu, haha). Saya sudah sering melihat tari saman, tapi ternyata tari rapai geleng tidak kalah menarik juga. Ada kejadian yang kurang enak saat penampilan tari rapai geleng ini, karena molornya acara, penampilan UKA ini sempat terpotong dengan adzan duhur. Mau tidak mau mereka pause sejenak di posisi yang kurang enak, haha.

Sambil menunggu sesi siang saya kembali ke lab dulu untuk beristirahat (masih kurang tidur). Ternyata saya tertidur cukup lama juga. Untungnya ketika kembali ke panggung PSB, saya cuma ketinggalan penampilan dari MBWG saja. Sesi siang ini, yang paling saya tunggu adalah penampilan rampak kendang dari LSS (sunda), tapi ternyata kali ini LSS hanya menampilkan sebuah tarian (duh, entah apa namanya). Saya sedikit kecewa, tapi masih berharap di sesi malam LSS akan menampilkan rampak kendang nya. Sebelum saya pergi mencari makan, saya sempat menonton penampilan dari UKM (minang). UKM menampilkan tari payung dan tari piring. Saat tari piring, beberapa kali ada piring yang jatuh dan pecah, ew. Tapi walaupun kondisi panggung bertebaran pecahan piring, mereka masih bisa menari dengan baik. Hmm, gak takut kakinya kena pecahan piring. Lalu ternyata di akhir tarian, masing-masing dengan sengaja memecahkan 1 piring dari tangannya, hoho.

Saya kembali ke PSB pada pukul 7 kurang, tapi ternyata sesi siang masih belum selesai. Saya sempat menonton penampilan dari MGG (bali) sebagai penutup. Tarian bali juga bagus, sepertinya saya memang lebih suka tari-tarian dengan tempo yang cepat. Setelah adzan Isya’, sesi malam dimulai. Penampilan pertama adalah aksi teatrikal Batara Garuda dari TPB FSRD feat Rian SR’05. Yang menarik dari penampilan ini adalah, efek lampunya. Kalau biasanya panggung menggunakan lampu halogen warna-warni, maka di Batara Garuda ini efek lampunya dihasilkan menggunakan OHP yang disorotkan ke panggung. Di atas OHP diletakkan piring transparan, lalu di tuangkan campuran (sepertinya) minyak dan kecap, lalu campuran itu di aduk-aduk dengan jari untuk menghasilkan efek bayangan yang bergerak-gerak, kreatif juga.

Penampilan kedua sesi malam dilakukan oleh TESLA. Saya kira ini nama band, ternyata itu adalah nama orang, Tesla Manaf Effendi, musisi (untung googling dulu). Pada penampilannya ini TESLA yang memainkan gitar melodi berkolaborasi dengan seorang pemain gitar bass, pemain keyboard, pemain suling dari UKM (minang), 2 penabuh kendang dari LSS, dan penyanyi dari UKA. Waah, ternyata musiknya keren, bisa memadukan alat musik daerah dan alat musik modern, menghasilkan musik yang enak didengar. Sepertinya bisa jadi pilihan yang bagus untuk musik instrument. Btw, karya-karya TESLA yang lain dapat didengarkan di website ini. O iya, ternyata LSS menampilkan rampak kendangnya sebagai bagian dari kolaborasi dengan TESLA. Walaupun bukan fullteam rampak kendang, tapi tabuhan kendangnya cukup menghibur juga.

Ada 1 lagi yang baru dari PSB kali ini, adanya Putra-Putri Budaya (PPB) ITB. Ternyata tiap unit budaya menyumbangkan 1 pasang delegasinya untuk mengikuti kompetisi ini. Bahkan ada sesi tanya jawab ala Putri Indonesia begitu untuk finalisnya. Untuk pria, dimenangkan oleh perwakilan dari LSS, dan untuk wanita dimenangkan oleh perwakilan dari UBALA. Lucunya, saat nama pemenang wanita disebut, mbak yang satu ini masih bengong. Lalu setelah beberapa detik baru dia sadar kalau yang disebut namanya. Haha. Mukanya memang terlihat polos-polos gimana gitu.

Penampilan berikutnya adalah kolaborasi I dari LS, STEMA, ITBJazz, dan Infinity. Mereka menampilkan aksi teatrikal dari STEMA, yang diiringi dengan modern dance dari Infinity, musik dari ITBJazz, dan pembacaan sajak dari LS.

Penampilan berikutnya adalah kolaborasi II dari MGG (bali), LSS (sunda), dan PSTK (jawa). Menurut saya, penampilan paling keren di PSB 2012 adalah kolaborasi ini. Mereka menampilkan semacam drama-drama dagelan, dengan tokoh-tokoh dari cerita rakyat masing-masing daerah. Diiringi dengan tari dan musik masing-masing daerah. Yang keren adalah, mereka bisa memadukan nada musik mereka yang berbeda, dan tetap terdengar bagus.

Hujan yang mulai turun tidak mengurangi jumlah penonton. Kolaborasi III adalah perpaduan budaya modern dan budaya tradisional lagi. Kali ini musik band dimainkan oleh Apres, yang mengiringi tarian adat UKSS (sulawesi selatan) dan UKIR (irian jaya). Ternyata tarian UKSS ini menarik juga, lucu, saya lupa namanya, tapi katanya, tarian ini dilakukan sebagai bentuk protes ke pemerintahan pada jaman dahulu. Tarian UKIR menarik juga bagi saya, mereka memiliki tempo dan gerakan yang enak.

Rangkaian acara PSB 2012 ini ditutup dengan kolaberaso besar 15 unit. Untuk melakukan kolaborasi ini, sepertinya  PSB dengan sengaja mendatangkan komposer. Sayangnya mereka hanya membawakan 1 lagu. Sampai berjumpa lagi (semoga ada kesempatan) 2 tahun kemudian PSB 2014.

Tari Saman PSB ITB 2012

Tari Piring PSB 2012

Batara Garuda (part 1) PSB ITB 2012

Batara Garuda (part 2) PSB ITB 2012

BMW di MotoGP

Hah, BMW bikin motor!” Reaksi tersebut sering saya terima dari teman ketika saya berbicara tentang motor idaman saya, BMW S1000RR. Sepertinya tidak banyak yang tahu kalau BMW juga (sudah sejak lama) memproduksi motor. Di Indonesia ini, polisi menggunakan motor BMW sebagai salah satu tunggangannya. BMW S1000RR (setau saya) adalah motorsport pertama buatan BMW. Gak tanggung-tanggung. Motor ini langsung diterjunkan ke kejuaraan balapan Superbike. Sepertinya itu menjadi salah satu strategi BMW untuk memperkenalkan motorsportnya.

Beberapa hari yang lalu, saya membaca berita di website motoGP tentang ketertarikan BMW untuk berkancah di kejuaraan ini. Mereka masih mau mengamati dulu regulasi-regulasi motoGP-nya, apakah ikutnya BMW menguntungkan untuk mereka. Semoga dengan kembalinya motoGP ke mesin 1000cc membuat BMW lebih tertarik, tidak perlu banyak modifikasi dari BMW S1000RR. Semoga tahun depan BMW sudah terdaftar sebagai salah satu konstruktor. Dan semoga Kawasaki kembali juga, sehingga lebih ramai.

Berikut ini berita resmi dari website motoGP:

BMW talks MotoGP™ racing

In a press presentation for two new BMW maxi scooter models, the C 600 Sport and the C 650 GT, held at the Hotel Me in Barcelona last week, the President of BMW Motorrad took time out to discuss the possible involvement in the World Championship.

In a bid to modernize the BMW brand, BMW introduced the S1000RR superbike two years ago. Hendrik von Kuenheim explained the decision: “BMW has produced their successful boxer engine for 90 years: It’s the most built motorcycle engine in the world and arguably the most reliable motorcycle engine in the world. However, it gave BMW an image of not being very aggressive, not being very modern or sportive. So a few years ago we decided to introduce a superbike, the S1000RR.”

“Immediately it became the benchmark and reference for the fastest, most powerful, and easiest to drive motorbike,” von Kuenheim continued. “With it, we have injected some young and sporty blood into the brand of BMW, and it must be supported with activities. That’s why we are in the World Superbike series.”

The BMW Motorrad chief talked about the importance of competition for the brand, and how their current racing program is a logical step into MotoGP. “We haven’t won in Superbike yet, but we are close. Once we win we will move onto bigger and better things. MotoGP is the most watched motorcycle racing in the world. Next to F1, it is the benchmark for motor racing. But if you look at individual races and the number of spectators attending, such as in Jerez or Assen, there is no race in F1 in the world that even comes close to the number of spectators. So it’s a clear platform for us and we have to think about it. It’s a substantial step.”

Regarding BMW’s current support of Suter in the World Championship as a step toward more involvement in MotoGP, von Kuenheim offered: “We are going to see how Mr. Suter does, as this is his initiative. Obviously he gets some support from BMW, but it is his project. It will be interesting to understand watch how it goes and to see the potential of his project.”

“I believe with the new rules and regulations that have come into effect now, our engine, with the bore as well as the one liter displacement, is very suited to MotoGP racing. But racing is expensive, so we have to think about it!” concluded von Kuenheim with a smile.

 

idola

Suatu ketika, saya pernah ditanya, Siapakah idolamu? Saat itu, jawaban yang meluncur dari mulut saya adalah Eminem. Sepertinya sang penanya agak kaget juga dengan jawaban saya. Not mainstream. Lalu saya ditanya kenapa saya bisa mengidolakan eminem. Kalau gak salah, dulu jawaban saya karena, meskipun Eminem benci dengan istrinya, dia sangat sayang dengan putrinya.

Idola itu adalah seseorang yang menjadi panutan. Meniru perilakunya, atau hal-hal lainnya. Walaupun saya mengidolakan Eminem, tapi tidak semua perilakunya saya tiru. Contohnya, saya gak bisa nge-rap, haha. Lidah keserimpet dan nafas habis kalo mencoba nyanyi lagu-lagunya Eminem. Saya suka bagaimana eminem tetap sayang dengan putrinya, Hailie, walaupun harus bercerai dengan Kimberley. Eminem membuatkan lagu untuk putrinya, Hailie’s Song, Mockingbird, When I’m Gone, Beautiful, dan masih banyak lagi. Satu hal lagi yang saya suka dari Eminem adalah, lirik-lirik lagunya. Bagi saya, lirik lagu Eminem benar-benar mengekspresikan perasannya, jujur, tanpa perlu berkata-kata manis (kayaknya saya suka karena saya gak bisa gombal). Kalau benci bilang benci, kalau suka bilang suka. Mungkin kalau cuma kata-kata jujur saja saya tidak akan terlalu tertarik, but he can make it rhymes, that’s why he is the best rapper in the world.

Afika di acara Hitam Putih

Semalam teman saya sms, “Mar, ada afika lho di Hitam Putih”. Sayangnya saya sedang tidak di depan televisi, jadi tidak bisa menonton acara tersebut. Untungnya ada seseorang yang berbaik hati merekam acaranya dan meng-upload nya ke youtube. The credits goes to . Berikut ini saya lampirkan video bagian pertamanya saja. Jika tertarik untuk menonton lebih lanjut, langsung saja meluncur ke youtube, nanti di sana akan ada link untuk bagian kedua sampai kelima.

Melihat wajah dan ekspresi muka afika mengingatkan saya pada seseorang. Mungkin nanti ketika afika sudah besar afika bakal mirip dia, not only beautiful but also a cute woman.