about suicidal

Girl: Pernahkah kamu, dirimu, merasa dimiliki oleh orangtuamu, lalu kamu ga pernah mendapatkan arti hidup sebenarnya? Diatur sepanjang hidupmu hanya untuk kepuasan keluargamu? Pernahkah dirimu, bahkan dinikahi oleh karena titel? Oleh orang yang kamu sayangi? Kalau itu alasannya, bolehkah aku bunuh diri?

Boy: Itu belum cukup buat jadi alasan bunuh diri. Buatku, betapapun beratnya hidup, aku ga mau bunuh diri karena desperate. Aku akan bunuh diri kalo aku udah bosan, ga ada hal menarik lagi di dunia ini. Jangan menyerah, gimanapun susahnya dapetin keinginanmu, kamu mesti berjuang, karena kamu tertarik dengan keinginanmu. 

Girl: Itu bukan desperate. Kayak semua orang itu datang di hidupmu hanya gara-gara otakmu. Hanya gara-gara kamu ‘seseorang’. Itu bukan desperate. Tapi merasa ga ada oran yang tulus menerimamu apa adanya.

Boy: Kamu salah satu sahabatku, dan aku ga minta kamu jadi apa-apa. Aku cuma minta kamu cari cara agar kamu bisa menikmati hidupmu. Aku juga berusaha membuat hidupku menyenangkan.

Girl: Makasih, aku coba ya.

Boy: Iya, berusaha ya, jangan menyerah, cos aku juga belum nyerah.

Beberapa waktu yang lalu ada berita bahwa mantan anak ITB ada yang bunuh diri, lompat dari apartemennya. Dengar-dengar alasan bunuh dirinya karena stres. Entah stres karena apa. Kalo dibilang karena DO dari ITB, aneh juga soalnya dia udah DO sejak beberapa tahun yang lalu. Sounds pathetic. Kenapa harus menyerah? Seberat itukah hidup ini? Tidak ada hal lain lagikah yang bisa membuatmu bahagia? Aksi bunuh dirimu malah menimbulkan pikiran negatif, menyerah karena lemah. Setidaknya, bunuh dirilah ketika kamu ada di puncak, ketika semua kesuksesan sudah dicapai, dan memang tidak ada hal menarik lagi yang bisa dilakukan di dunia ini. Lalu lakukanlah dengan cara yang brilliant. Cara yang super keren. Sehingga peristiwa bunuh dirimu dibicarakan orang, dikenang. Bahkan tercatat dalam sejarah, the most awesome suicide in the history of mankind.

Setidaknya beberapa waktu sebelum itu ada yang sukses melakukan aksi bunuh diri yang sangat sensasional. Aksi bunuh diri seorang mahasiswa yang dilakukan di depan istana presiden. Saya sendiri tidak tau dengan pasti apa bunuh dirinya karena tekanan hidup, atau ada maksud politis. Terlepas dari alasan bunuh dirinya, aksinya benar-benar meanrik perhatian. Mahasiswa-mahasiswa jadi ikut berdemo kepada pemerintah. Bahkan kampus saya, ITB, juga di demo oleh mahasiswa karena tidak iku demo. Haha. Sayang skalanya masih Indonesia. Coba skalanya bisa dunia. Mungkin lebih keren.

Advertisements

2 comments on “about suicidal

  1. orenji privea says:

    suicide.. tak begitu serem klo denger dan baca berita, tapi lebih serem klo liat ndiri langsung keinginan itu apalagi iyu anggota keluargamu…. ndak bakal semudah itu buat bunuh diri klo seorang punya keyakinan kuat, menurutku orang yang mau bunuh diri itu malah kebanyakan justru sakitnya pola pikir mereka… bahkan sakit hatinya juga…

    • sakit pola pikir -> psycho
      sakit hati -> desperate
      sama2 bisa leading to suicide, sayang di sini ga ada suicide hot line kaya di luar negri (eh ato ada tapi aku gak tau ya)

Feel Free To Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s