ingin atau butuh

My friend once told me:

Jangan terjebak dengan hal-hal duniawi, dunia ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan, bukan memenuhi keinginan.

Sounds right. Tapi hal ini menimbulkan pertanyaan lain, bagaimana membedakan keinginan dan kebutuhan?

Advertisements

4 comments on “ingin atau butuh

  1. adel says:

    huaaaa…gawaaaat..ga boleh ngehedon -___- just remember that we only live once. i dont want to regret ^__^ never regret!!!

  2. romadhonp says:

    Menurut Abi ku, simple, kuncinya ada di substitusi, ketika kamu tiak bisa menemukan substitusinya, maka sudah termasuk kebutuhan.

Feel Free To Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s