deactivate, ketika logout saja tidak cukup

Akhir-akhir ini saya lebih suka melakukan deactivate akun facebook, daripada sekedar logout. Ada beberapa alasan pribadi mengapa saya lebih suka melakukan ini. Efek yang terjadi jika melakukan deactivate ini, antara lain:

  1. Akun yang di-deactivate tidak akan bisa di search (menghindari stalker :p).
  2. Karena akun seolah-olah tidak ada, maka tidak akan bisa di-mention ataupun di-tag.
  3. Tidak ada notifikasi, karena akun kita tidak aktif (seharusnya ini yang terjadi, tapi terkadang ada saja notifikasi, mungkin karena saat proses deactivate, sempat ada notifikasi grup dsb).
  4. Dicopot dari posisi admin pada sebuah grup.

Bagaimana cara melakukan deactivate ini?

  1. Pilih Account Setting dari menu di sebelah kanan atas, menu ini terletak di sebelah kanan Home.
  2. Pilih menu Security.
  3. Pilih Deactivate your account.
  4. Pilih salah satu alasan keluar, saya biasanya memilih This is temporary, I’ll be back.
  5. Pilih Confirm.
  6. Masukkan password, lalu klik Deactivate now.

Untuk meng-activate akun facebook kembali caranya mudah. Hanya dengan membuka facebook, lalu masukkan username dan password.

type of girl

A: Hey, do you know that girl? Sitting alone in the cafetaria.

B: Oh, that new girl, she has just transferred here, why?

A: I’m going to hit on her.

B: What! Are you serious? She’s not even your type.

A: Dude, girl is my type.

Rossi kembali ke tim Yamaha Factory Racing

Melanjutkan postingan saya sebelumnya “MotoGP so far, bursa transfer rider“, akhirnya Valentino Rossi memberi keputusan tentang karirnya di motoGP. Rossi memutuskan untuk kembali ke tim Yamaha Factory Racing, dengan kontrak selama 2 tahun.

“This announcement is once again excellent news for Yamaha. In June we were able to sign Jorge Lorenzo for the 2013-14 campaign and now we are able to confirm Valentino Rossi for the next two years. In doing so we have been able to put together the strongest possible team to challenge for victories and to promote the Yamaha brand.

We have run this ‘super team’ together in 2008, 2009 and 2010 and during that time we achieved the ‘triple crown’ titles with Rider, Manufacturer and Team World Championship victories for three consecutive years.

The target for the future is obvious and we will do our utmost to achieve our goals.

I have no doubt that with the experience, knowledge, skills and speed of these two great champion riders we will be able to challenge for many race wins and for the 2013 & 2014 World Championship titles.

The signing of Valentino completes our future planning for the Yamaha Factory Racing MotoGP Team. Now that this is done we will put our 100% efforts into completing the job at hand and to supporting Ben Spies and Jorge Lorenzo in their search for race victories and for Jorge’s 2012 World Championship title challenge.”[1]

Saya menyayangkan keputusan ini. Karena saya sangat mengharap Rossi yang orang Italy dapat menjadi juara dengan motor pabrikan Italy. Tapi sepertinya perjuangan Rossi selama 2 tahun tidak menemukan titik cerah, sehingga Rossi memutuskan kembali ke Yamaha, dengan motor yang lebih kompetitif. Saya penasaran, apakah tim mekanik Rossi akan diboyong kembali ke Yamaha lagi.

Dengan begini, pupus sudah harapan Andrea Dovizioso untuk masuk ke tim Yamaha Factory Racing. Entah apakah Dovizioso akan menetap di Yamaha Tech 3, atau malah berpindah ke ajang superbike, poor Dovi. Slot kosong di Ducati pun tampaknya akan diisi oleh Cal Crutchlow. Crutchlow sudah dihampiri oleh Ducati beberapa waktu yang lalu.