Rossi may win yesterday, but it’s Lorenzo who impress me

'Man of Steel' Lorenzo races to top five

image taken from: http://www.motogp.com

Sabtu, 29 Juni 2013 kemarin, akhirnya Valentino Rossi akhirnya menjadi juara pertama di sirkuit Assen, Belanda [1]. Sayangnya saya sedang berada diluar dan tidak bisa menyaksikan momen-momen penting ini. Saya hanya sempat menyaksikan beberapa lap pertama dari balapan. Rossi yang start dari posisi 4 dengan segera melesak ke depan, menyalip saingannya satu persatu. Ketika akhirnya saya harus pergi dari layar kaca, saya hanya berharap Rossi tidak melakukan kesalahan dan bisa finish di nomor 1. Dan ternyata harapan saya menjadi kenyataan. Valentino Rossi akhirnya mencetak kemenangannya yang ke-80 di kelas MotoGP.

Dan saat saya melihat nama-nama yang finish dibelakang Rossi, saya kaget melihat nama Jorge Lorenzo yang finish di posisi 5 [2]. Pada hari Kamis, 27 Juni 2013, saat Free Practice 2, Jorge Lorenzo terlempar dari motornya dengan melaju dengan kecepatan lebih dari 200km/jam. Hasil pemeriksaan menyatakan Lorenzo mematahkan tulang selangkanya dan harus dioperasi pada hari Jumat, sehingga Lorenzo tidak bisa mengikuti Free Practice 3, 4, dan kualifikasi. Pada saat ini saya sangsi Lorenzo akan bisa ikut balapan pada hari Sabtu. Tapi ternyata berita berikutnya menyatakan Lorenzo diperbolehkan untuk ikut balapan pada hari Sabtu. Dalam hati saya berkata, “ajaib ini dokter-dokter bedah luar negri, orang baru patah tulang dan dioperasi dibikin bisa ikut balap besoknya.”

Bisa ikut race, finish, dan mendapat poin adalah hal yang penting bagi Jorge Lorenzo. Karena dia sedang mengincar juara dunia dan harus memperkecil jaraknya dari Dani Pedrosa yang saat itu memimpin didepannya dengan selisih 7 poin. Berapapun poin yang didapat, walaupun 1 poin saja akan sangat berarti. Ternyata Lorenzo bisa finish di posisi 5 dan mengambil 11 poin, sedangkan Pedrosa finish di posisi 4 dengan 13 poin dan hanya mampu memperlebar jarak menjadi 9 poin.

Lorenzo yang sedang cidera, dan menahan rasa sakit masih bisa finish di posisi 5. Saya sangat terkesima. Hal ini menginspirasi saya, untuk terus berjuang dengan maksimal, menembus semua rintangan yang ada untuk mencapai tujuan.

Berikut ini adalah video momen-momen saat Jorge Lorenzo kembali ke garasi setelah balapan selesai. Tampak wajah Lorenzo yang masih menahan sakit bahkan sampai meneteskan air mata.

[1] http://goo.gl/6giog

[2] http://goo.gl/jDWcK

Advertisements

Feel Free To Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s